HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Gizi Buruk, Satu Lagi Penderita Dirawat



indosiar.com, Jakarta - Balita penderita gizi buruk di wilayah Jakarta bertambah satu lagi. Selasa (26/05/09) kemarin, balita kedua yang menderita kekurangan gizi dikirim ke RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur. Keduanya mengalami kekurangan berat badan yang tidak normal dari seharusnya untuk anak seusia mereka.

Eka Pratiwi, balita berusia 4 tahun yang didiagnosa menderita penyakit gizi buruk telah menerima perawatan intensif dari RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur sejak Senin pagi. Eka dibawa oleh pamannya ke RSUD Pasar Rebo ini disebabkan batuk dan buang air besar terus menerus.

Balita ini memiliki berat tubuh hanya 10 kilogram dan juga mengidap penyakit TBC. MSI menyatakan, bahwa Eka bukan penderita busung lapar namun akibat gizi buruk.

Selain Eka Pratiwi, terdapat satu balita lain yang juga didiagnosa menderita gizi buruk. Apriliani, balita berusia 1 tahun ini hanya memiliki berat 2,3 kilogram saja. Keluhan penyakit mulai disadari oleh ibunya saat Apriliani berusia 5 bulan. Wiwin, ibu Apriliani mengatakan, gejala awal ditandai dengan panas badan yang tinggi dan sering muntah bila diberi makan.

Kepala Humas RSUD Pasar Rebo, dr Desro Rifani menyatakan, seharusnya Puskesmas Puskesmas menggalakan kembali penyuluhan pembinaan ibu hamil. Karena penyebab gizi buruk ini juga disebabkan gizi yang kurang baik sejak dalam kandungan.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, dirinya tidak menutup kemungkinan masih ada penderita gizi buruk di DKI Jakarta. Fauzi membantah jika aparat kesehatan tidak tanggap terhadap kesehatan warga Jakarta. Fauzi Bowo justru memuji petugas Posyandu yang telah berfungsi dengan baik dalam menangani kesehatan warga di DKI Jakarta.

Fauzi menyayangkan masih adanya prilaku masyarakat yang tidak membantu penderita gizi buruk dengan tidak memeriksakan penyakitnya ke Puskesmas terdekat karena si penderita memiliki penyakit lain selain gizi buruk. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: