HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Kerugian Ditaksir Mencapai 10 Milyar

Gudang Pabrik Tekstil Terbakar




 

indosiar.com, Sumedang
- Sebuah gudang penyimpanan benang ekspor milik sebuah pabrik tekstil di Sumedang, Jawa Barat, Jumat dini hari (12/2/2010), ludes terbakar. Petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api karena jauhnya lokasi pabrik dengan sumber air. Kerugian materi ditaksir mencapai 10 miliar rupiah.

Kebakaran besar ini menghanguskan gudang penyimpanan benang milik perusahaan tekstil PT Tiga Bintang Manunggal, yang berada di Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat. Banyaknya bahan yang mudah terbakar, seperti benang dan kain, membuat api dengan cepat membesar.

Akibat kejadian ini kerugian ditaksir mencapai 10 miliar rupiah, karena seluruh benang yang siap diekspor ke Brazil dan Amerika, ikut ludes terbakar.

Menurut satpam pabrik, Supriadi, api berasal dari bagian belakang gudang penyimpanan benang sekitar pukul 3 dini hari tadi. Tidak ada yang mengetahui pasti asal mula api, karena tidak ada karyawan di sekitar gudang. Namun sejumlah ledakan yang mengakibatkan bangunan jebol dan nyaris ambruk, sempat membuat panik para karyawan yang sedang bekerja di bagian spining, karena letaknya bersebelahan dengan gudang yang terbakar.

Kapolres Sumedang AKBP Nurullah, yang tiba di loksai kejadian mengaku belum bisa memastikan apakah kejadian ini karena kecelakaan, atau akibat unsur lain. Termasuk indikasi hubungan dengan aksi buruh yang sempat diwarnai kericuhan, beberapa hari lalu.

Rencananya, siang ini pihak kepolisian akan mendatangkan anggota tim labkrim Mabes Polri, untuk memastikan penyebab kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kabupaten Sumedang yang menurunkan 10 unit mobil kebakaran, kewalahan menjinakkan si jago merah. Apalagi lokasi pabrik yang jauh dari sumber mata air, mengakibatkan petugas membutuhkan waktu lama untuk mengisi tangki.

Hingga pagi tadi, api masih berkobar di bagian gudang namun tak mengganggu operasional pabrik. Para karyawan pabrik masuk seperti biasa.(Deni Muhamad Arif/Ijs)

Bookmark and Share