indosiar.com, Jakarta - Puluhan guru yang tergabung dalam PGDI (Persatuan Guru Diniyah Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa didepan Istana Negara Jakarta Selasa (17/07) siang. Mereka menuntut kepada pemerintah untuk menyamakan perlakuan guru Diniyah sama dengan guru-guru lainnya.
Dalam orasinya yang dibacakan ketua aksi demo Guru Diniyah Ahmad Ridwan Lubis, meminta kepada pemerintah untuk mengalokasikan dana 20 persen dari APBN untuk kepentingan pendidikan nasional.
Mereka juga beranggapan, lembaga pendidikan Diniyah sebagai sarana pendidikan keagamaan masih dianggap sebelah mata. Para guru yang tergabung dalam PGDI menuntut kesamaan status dengan guru-guru lain yang telah diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil).
Mereka menyatakan, guru Diniyah sampai saat ini tidak mendapatkan pelayanan dan hak-hak normatif sebagai guru Madrasyah Diniyah Indonesia.
Persatuan Guru Diniyah Indonesia menuntut kepada pemerintah supaya guru-guru non Diniyah mendapatkan fasilitas sama dengan guru lainnya seperti diangkat menjadi PNS serta mendapat tunjangan kesejahteraan dan tunjangan profesi.