indosiar.com, Garut - Di Garut, Jawa Barat, hujan deras yang berlangsung sejak beberapa hari terakhir menyebabkan tebing setinggi lebih 100 meter longsor. Longsoran tanah tebing selain menutup areal persawahan siap panen juga menghancurkan sejumlah rumah warga. Bahkan peristiwa tebing longsor ini juga memaksa puluhan kepala keluarga meninggalkan rumah mereka karena khawatir tertimpa reruntuhan tanah.
Hujan lebat yang turun terus menerus menyebabkan tebing setinggi ratusan meter di Kampung Hang Hilir, Desa Garu Mukti, Kecamatan Pamulihan, Garut Selatan kembali longsor. Akibatnya sekitar 1 hektar areal persawahan milik warga setempat yang telah siap dipanen tertimbun longsoran tanah tebing tersebut.
Selain gagal panen, longsor juga mengancam kawasan pemukiman warga yang berada tepat dibawahnya. Longsor terjadi pada malam hari dan menimbulkan suara bergemuruh. Beruntung tidak ada korban jiwa karena warga yang rumahnya dekat dengan lokasi kejadian segera keluar dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Bencana tanah longsor dan tanah amblas juga terjadi di Kampung Panyindangan, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut Selatan. Warga berharap pemerintah setempat segera bertindak untuk mengevakuasi dan merelokasi warga ke tempat yang lebih aman. (Deni Muhammad Arif/Sup)