HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Harga Beras Masih Tinggi



indosiar.com, Semarang - Kenaikan harga beras di Semarang telah terjadi sejak dua pekan ini dan berlaku untuk semua jenis beras. Rata-rata untuk perjenis beras mengalami kenaikan sekitar Rp 300 hingga Rp 500 perkilogramnnya.

Beras mentik wangi, misalnya yang semula dijual Rp 4400 kini menjadi Rp 4800 perkilogramnya. Demikian juga jenis bramo, harga semula Rp 4300 menjadi Rp 4800 perkilogramnya. Beras mutu menengah seperti C4 Super yang semula harganya Rp 4100 naik menjadi Rp 4600 dan jenis C4 yang biasanya dijual RP 4000 kini menjadi Rp 4500 perkilogram. Sedangkan jenis Cisadane dijual Rp 4500 dari harga semula Rp 4200.

Kenaikan drastis terjadi pada jenis beras unbuk, yang melonjak dari harga Rp 3700 menjadi Rp 4500 perkilogram. Sejumlah pedagang di Pasar Induk Beras Dargo, Semarang, mengatakan mereka terpaksa menaikkan harga beras karena harga yang dipatok pemasok juga telah naik. Kenaikan ini salah satunya disebabkan menipisnya stok gabah petani didaerah, akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Selain itu, sisa stok gabah petani sudah dilempar ke pasar sejak beberapa waktu lalu, sebagai persiapan modal tanam musim tanam kali ini.

Kondisi di Pasar Dargo Semarang, yang merupakan sentra perdagangan beras saat ini terbilang kritis, karena stok perhari belakangan hanya mampu terpenuhi 30 ton, dari stok normal dari 100 hingga 150 ton perhari. Karena itu, agar harga tak semakin mencekik dan memberatkan konsumen, para pedagang tak keberatan jika pihak terkait bersiap melakukan operasi pasar, agar harga menjadi terkendali.(Agus Hermanto/Idh)

Bookmark and Share