HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Harga Sayur Mayur Naik 10 Persen

Tayang: 17-Jul-2012 09:13 WIB


indosiar.com, Jakarta - (Selasa, 17.07.2012) Menjelang ramadhan harga sayur mayur dan sembako sudah mulai naik. Seperti yang terjadi di pasar induk Kramatjati, Jakarta Timur. Kendati terjadi pergeseran dibandingkan akhir pekan lalu, namun kenaikan harga masih dikisaran 10 persen. Sementara di Bogor, Jawa Barat sejumlah pedagang yang menjual ayam tiren atau ayam yang sudah mati sebelum dipotong kembali ditemukan.

Sejumlah komoditas sayur mayur di pasar induk Kramatjati, Jakarta Timur awal pekan ini mengalami sedikit pergeseran harga dibadingkan akhir pekan kemarin. Kenaikan harga masih terjadi, meski masih dikisaran 10 persen dibandingkan saat akhir pekan kemarin.

Misalnya, tomat kualitas rendah naik 300 rupiah menjadi 3500 rupiah perkilogram. Sedangkan harga cabe yang mengalami kenaikan adalah cabe merah besar yang naik seribu rupiah dibandingkan harga hari Sabtu lalu. Untuk rawit merah, cabe hijau maupun cabe merah keriting masih relatif stabil.

Senin pagi Gubernur DKI Fauzi Bowo melakukan inspeksi ke pasar induk Kramatjati. Gubernur DKI minta masyarakat tidak khawatir akan ketersediaan kebutuhan pokok selama ramadhan hingga Idul Fitri.

Di Bogor, Jawa Barat, sejumlah potongan daging ayam tiren atau ayam yang sudah mati ketika di potong, Senin pagi ditemukan oleh petugas gabungan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, serta Dinas Kesehatan Hewan diperdagangkan di pasar Anyar bersama potongan daging ayam yang sehat. Potongan daging ayam tiren tersebut langsung disita petugas sebagai barang bukti. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share