HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pilpres 2009

Hatta Bantah Bicara Koalisi dengan Megawati



indosiar.com, Jakarta - Ditengah kebuntuan antara Partai Demokrat dengan PDI Perjuangan kunjungan politisi Partai Amanat Nasional, Hatta Rajasa ke rumah Megawati Soekarnoputri mengundang berbagai sinyalemen. Namun Hatta dengan tegas membantah pertemuan tersebut untuk membicarakan koalisi ataupun pesan dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Hatta Rajasa yang dicegat wartawan di kantor Sekneg Jakarta Kamis (07/05/09) kemarin menegaskan, kunjungannya ke kediaman Megawati Soekarnoputri, sebatas kapasitasnya sebagai Menteri Sekretaris Negara, yang menangani lembaga dan mantan pemimpin lembaga negara.

Dalam pertemuan juga dibicarakan masalah membangun kepentingan bangsa terkait pemilu presiden Juli 2009 mendatang. Hatta membantah pertemuan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai membangun koalisi. Hatta juga menegaskan dalam pertemuan tersebut tidak membawa pesan dari Presiden SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

Hatta juga membantah silaturahmi dengan PDIP kemarin bagian dari strategi untuk maju menjadi cawapres. Namun Hatta memberikan sinyal untuk maju menjadi cawapres jika dipilih SBY. Sementara itu meskipun pendamping SBY menuju pemilu capres belum ditetapkan, namun sejumlah dukungan terus dideklarasikan.

Di Medan misalnya, ada deklarasi gerakan pro SBY Sumatera Utara. Menurut Ketua Umum GPS Pusat, Suratno Siswo Hadiharjo, gerakan ini intinya memperjuangkan Presiden SBY kembali memimpin untuk periode kedua. Gerakan pro SBY juga difungsikan untuk menurunkan tingkat golongan putih atau golput seperti yang terjadi saat pemilihan legislatif 9 April lalu. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: