HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Penggelapan

Herman Saren Sudiro Ditangkap



indosiar.com, Jakarta - Brigjen TNI Purnawirawan Herman Saren Sudiro menolak ketika akan ditangkap oleh aparat Pomdan Jaya. Pihak Pomdam yang sudah mengepung rumah Herman sejak Senin (18/01/10) pagi, bahkan sempat mendapat perlawanan. Herman ditangkap karena diduga menggelapkan aset milik Mabes TNI.

Sejumlah polisi militer dari Kodam Jaya hingga Senin malam masih berjaga didepan rumah Herman Saren Sudiro di Vermon Park, Bumi Serpong Damai, Kota Tangerang Selatan. Aksi pengepungan ini sudah berlangsung sejak Senin siang, namun masih belum berhasil memaksa keluar Herman Saren.

Selain petugas polisi militer, beberapa petugas kepolisian berseragam dan beberapa petugas berpakaian preman juga nampak berjaga disekitar rumah Herman Saren. Para wartawan juga dilarang masuk ke area perumahan.

Oditur Mayor Wildar Boy, Perwira dari Mahkamah Militer Tinggi mengatakan, Herman Saren Sudiro dijemput paksa karena sedang menjalani proses hukum di Mahkamah Militer. Namun Wildar Boy tidak merinci secara pasti perkara yang sedang menjerat purnawirawan TNI itu.

Wildar Boy juga mengungkapkan, pihak Mahkamah Militer Tinggi sudah beberapa kali melakukan pemanggilan terhadap Herman Saren, namun selalu diabaikan. Saat penjemputan paksa dilakukan petugas, beberapa warga disekitar rumah Herman Saren sempat mendengar beberapa kali suara tembakan. Menurut informasi, Herman Saren Sudiro, purnawirawan bintang satu ini ditangkap karena dugaan penggelapan aset TNI ratusan milyar rupiah. (Mas'ud Ibnu Samsuri/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1 2
11-Aug-2010 14:15:38 WIB by tomtom
Negara ni hanya miilik segelintir org saja!! Rakyat hanya dijadikan simbol2 bagi sebuah negara dalam negara !!!
ya....negara dalam negara yg sengaja dibuat oleh segelintir manusia untuk kepentingan diri sendiri dan bagi kelompoknya..!! Rakyat sengaja di peras dengan berbagai aturan yang UUD (ujung2 nya duit).
Ya...itulah kapitalisme !!! Negara Indonesia hanyalah negara fiksi...
Kita hidup di negeri dongeng !!!
11-Aug-2010 14:06:57 WIB by tomtom
jangan memandang org dr satu sisi...dulu ktika pak herman saren berjaya bnyaklah tikus2 yg d sekitar beliau!!Tanah buat DEPKUMHAM jg dr siapa?yg nangkap itu maling teriak maling...!!karena upeti sdh tdk lg dia dptkan...!!tikus2 itulah yg hrs d basmi,karena dia sdh memanfaatkan org..!!
20-Jan-2010 19:07:18 WIB by arek
pembelian th 1969-70...mgp baru skrang ditangkap ?
apa jaman p harto gak bisa nangkap ?

jaman itu pasti indonesia kaya raya, uangnya banyak,
tapi kok ada pemotongan mata uang rupiah ?
aneh....?
20-Jan-2010 16:41:11 WIB by didik arino irawan
Tanah Dep Hukum dan HAM Itu Tanah dari Siapa Pak TNI ..?
20-Jan-2010 14:41:40 WIB by sulis jaya wardhana
Jangan pusing pusing jalankan sesuai Hukum yang yang berlaku tanpa rekayasa, klik : weganagamassaiki@gmail.com
20-Jan-2010 14:19:00 WIB by Kartono
HORMAAAAAT GRAAAAAK !!! KAPAN YANG LAINNYA MENYUSUL.
Payah, sementara Prajuritnya banyak yang miskin, eeh jenderalnya Kuayaaa. wick..wick.. wick..
20-Jan-2010 09:41:58 WIB by didik arino irawan
Brigjen Purn Herman Saren Sudiro (80 thn) Mohon Dihormati Karna Beliau adalah Seorang pejuang yang pemberani dan sopan
20-Jan-2010 07:23:11 WIB by Alex
Purnawiranwan Brigjen Herman Sarens Sudiro ini sejak dulu tampak Bossy banget, rumah di jl. Daksa kebayoran baru, rumah di Jl. Jaksa Kebon sirih 11, dan mungkin banyak lagi..pertanyaannya jenderal ini usahanya apa? sehingga kaya banget ... eh dapat berita tanah Hankam dikuasai dan dimiliki.. walah..jangan-jangan masih banyak tanah yang digelapkan, hayo HANKAM, AD TNI, coba selidiki pembebasan tanah KS di Serang- Pabrik Baja th 1973 dan lainnya masih banyak lagi kali tuhhh.
19-Jan-2010 16:32:57 WIB by samsut
MUDAH2AN LANGKAH INI BUKAN PENGALIHAN DARI KASUS YANG LAGI RAMAI..
19-Jan-2010 12:32:54 WIB by marthen
bangkai..biarpun dilapisi dengan pelapis yg sangat tebal...tetap aja akan tercium....

 

Nama:
Email:
Security Code: