indosiar.com, Bantul - Di tengah maraknya desakan sejumlah guru bantu menuntut status pegawai negeri atau guru tetap seorang guru di Bantul, Yogyakarta tetap semangat mengeluti profesinya meski hanya berstatus sebagai guru honorer. Bahkan guru bernama Hidayatun ini bertekad tetap mengabdi sebagai guru meski usianya yang sudah mencapai 45 tahun tidak memungkinannya diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil.
Dengan menggunakan sepeda inilah Hidayatun warga Sewon, Bantul, Yogyakarta pergi mengajar ke Madrasyah Ibtidaiyah yang berjarak 5 kilometer dari tempat tinggalnya. Profesi sebagai guru telah dijalani Hidayatun sejak 13 tahun terakhir. Awalnya status Hidayatun hanyalah guru honorer, sejak 3 tahun terakhir statusnya berubah sebagai guru bantu. Namun harapan Hidayatun untuk menjadi pegawai negeri kandas ditengah jalan.
Ia harus menerima nasib tetap menjadi guru bantu karena usianya yang telah mencapai 45 tahun tidak lagi memenuhi syarat administratif yang ditentukan pemerintah. Di mata muridnya Hidayatun adalah sosok guru teladan karena sikapnya yang sabar dan pelajaran yang diajarkannya mudah dimengerti.
Meski harus melupakan harapannya menjadi pegawai negeri namun semangat Hidayatun dalam mengajar tidak pernah surut. Ia mengaku menjadi guru adalah cita-citanya sejak kecil karena merupakan profesi yang mulia. (Gandung Jatmiko/Sup)