indosiar.com, Bandung - Peneropongan melihat ada tidaknya hilal di Observatorium Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat kemarin melibatkan beberapa peneliti serta mahasiswa.
Aktifitas peneropongan yang dilakukan dengan menggunakan teropong, teleskop serta kamera digital dimulai sejak sore dan berakhir setelah matahari tenggelam. Tim peneliti ternyata belum mendapatkan adanya hilal untuk memastikan kapan hari pertama puasa bulan Ramadhan 1430 Hijriah. Dengan kondisi tersebut maka hilal diprediksi baru akan terlihat hari Jumat dan itu sekaligus memastikan jika hari pertama puasa jatuh pada hari Sabtu, 22 Agustus sesuai telah diperkirakan sebelumnya.
Di Sukabumi, Jawa Barat, sejumlah organisasi Islam berbagai pondok pesantren melakukan pengamatan hilal untuk menentukan datangnya bulan ramadhan 1430 Hijriah di Pusat Observasi Bulan atau POB di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Disini tim pengamat juga tidak melihat hilal sehingga tanggal 1 Ramadhan ditetapkan pada hari Sabtu, 22 Agustus 2009. Menurut hadis, bila bulan tidak terlihat, maka bulan Sya'ban disempurnakan menjadi 30 hari dan tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Sabtu besok.
Sementara itu tim hisap dan Rukiyat Departemen Agama, Lamongan, gagal melihat hilal di Tanjung Kodok, Lamongan. Hilal tidak terlihat karena adanya mendung serta kabut tebal. Selain itu posisi hilal masih dibawah -1 hingga 2 derajat. Secara teori jika bulan berada di posisi ini tidak bisa terlihat, maka bulan Sya'ban terhitung genap 30 hari. (Tim Liputan/Sup)