indosiar.com, Depok - HIV/Aids masih menjadi penyakit menakutkan yang belum ditemukan obatnya. Penderita penyakit ini memiliki harapan hidup yang tipis. Di Depok – Jawa Barat, balita berusia empat tahun terinveksi virus mematikan ini. Kondisinya sangat memprihatinkan. Ia kini dirawat ibunya yang juga terjangkit virus yang sama.
Zaenab terus saja memperhatikan Rafli, sang buah hati. Kadang dia tersenyum melihat tingkah pola anaknya saat bermain di depan kontrakannya di Kelurahan Mampang, Pancoran Mas, Depok. Sesekali Zaenab terdiam manakala teringat nasib dan penderitaan yang kini tengah diderita Rafli. Anaknya yang baru berusia empat tahun ini terjangkit virus mematikan, virus HIV. Sementara Zaenab sendiri, juga sudah terjangkit HIV.
Kondisi Rafli sendiri makin menurun. Berat badannya terus merosot dan kini hanya sepuluh kilogram. Saat ini, Zaenab masih membawa Rafli berobat ke rumah sakit dengan fasilitas Jamkesmas. Itupun hanya untuk meningkatkan nafsu makan sesaat.
Menurut Zaenab, Rafli pertama kali diketahui terjangkit saat berusia enam bulan. Saat itu Rafli panas tinggi, dan mulutnya berjamur. Setelah diperiksa dan cek darah, ternyata Rafli positif HIV.
Meski mengaku tak kaget namun Zaenab hanya bisa pasrah. Sebab dia tahu dirinya pun terjangkit penyakit yang sama saat mengandung Rafli. Zaenab sendiri tertular HIV dari suaminya, Sugiyanto, yang kerap mengkonsumsi narkotika jenis putau dan mabuk-mabukan. Sugiyanto sendiri telah meninggal saat Rafli berusia beberapa bulan. (Johan Teruna/Sup)