HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Bahasan Utama

Ingin Gedung Baru, DPR Tak Peduli Suara Rakyat



indosiar.com, Jakarta - Rencana pembangunan Gedung DPR yang baru terus menjadi kontroversi. Sejumlah elemen masyarakat, terutama dari kalangan penggiat anti korupsi terang – terangan mengencam dan menilainya sebagai pemborosan. Kalangan anggota DPR pun tidak satu suara. Mereka yang menentang, menilai waktu pembangunan tidak tepat, saat negara masih membutuhkan dana untuk kepentingan lain yang lebih mendesak.

Anggota DPR tak satu suara, itu sudah biasa, karena memang itulah esensi demokrasi. Dalam memutuskan satu perkara, hampir tak pernah mencapai suara bulat.
 
Demikian pula ketika muncul rencana, DPR akan membangun gedung baru, untuk mendukung kerja mereka yang ke depan akan makin berat. Kalangan anggota DPR kembali terpecah. Sebagian mendukung, sebagian menolak, dan ada juga sebagian lain bersikap diam, karena tak mengerti masalah.

Ketua DPR Marzuki Ali, yang juga Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR, Rabu dua hari lalu menjelaskan, perlunya gedung baru karena kapasitas gedung lama DPR sudah menampung tiga kali kapasitas semestinya. Ke depan, untuk memperkuat fungsi legislasinya, setiap anggota DPR akan dibantu lima tenaga ahli dan satu staf pribadi, sehingga satu anggota DPR membutuhkan ruang sekitar 120 meter persegi.

Wakil Ketua BURT DPR Pius Lustrilanang menjelaskan, total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung baru ini sebesar RP. 1,1 triliun, belum termasuk pengadaan jaringan teknologi informasi, furniture dan sekurity. Pembangunan sendiri akan dimulai Oktober bulan depan.

Masalahnya, rencana pembangunan ini menuai protes banyak kalangan. Tidak saja dari masyarakat luar, tapi juga dari kalangan anggota DPR sendiri. Kalangan anggota DPR menyorot urgensinya yang belum mendesak, saat negara ini sangat membutuhkan dana untuk kepentingan lain yang jauh lebih mendesak. 

Edhi Prabowo, sebagai Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, juga merasa tak habis fikir dengan langkah anggota fraksinya Pius Lustrilanang yang terlihat sangat ngotot ingin menggoalkan proyek ini, bahkan tanpa membicarakan dulu dengan fraksi. Apalagi dana negara yang akan digunakan tidak main-main. 1,2 triliun rupiah.

Ya. Jika di kalangan internal sendiri menilai, pembangunan gedung baru cermin ketidakpekaan DPR atas penderitaan rakyat, apalagi penilaian kalangan masyarakat di luar DPR.

Sebelumnya beredar kabar, gedung baru DPR ini akan dilengkapi fasilitas kolam renang dan spa, kabar yang kemudian dibantah Ketua DPR Marzuki Ali, tapi terlanjur direspon negatif oleh masyarakat.

Rencana pembangunan gedung baru DPR, memang tidak mendesak, karena gedung lamapun masih bisa dipakai. Apalagi masih banyaknya kebutuhan lain, yang jauh lebih mendesak. Ambil contoh di bidang pendidikan. Berapa banyak gedung sekolah yang saat ini membutuhkan dana perbaikan. Para siswa terpaksa mengungsi, belajar ke tempat lain, menghindari ambruknya atap sekolah mereka.

Tapi itulah. Pimpinan DPR telah membuat putusan. Pembangunan gedung baru tetap akan dilaksanakan, Oktober mendatang. Suara mereka yang mencoba menahan, seperti diabaikan, semata karena alasan memenuhi amanat undang-undang. Alasan yang sebenarnya bisa diabaikan, atas nama keadilan. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1 2
5-Sep-2010 14:06:01 WIB by ale noor halim
di negara maju tidak ada yang lebih dari 8 partai, bahkan ada yang cuma 1 atau 2 partai, tapi kinerja anggotanya bagus2, kita? alamak, ada puluhan partai yang anggotanya banyak yang pada aji mumpung, kinerja nol besar, apa itu bukan pemborosan namanya? buktinya,dengan alasan gedung yang ada sudah tidak mampu menampung bejubelnya anggota partai yang membengkak, coba, partai2 itu diciutkan menjadi dibawah 10 partai dengan konsekwensi harus yang berbobot, anggota yang akan ngantor pasti tidak membludak, gedung yang sekarang masih lebih dari cukup boo.....
5-Sep-2010 12:09:53 WIB by ss
Abercrombie & Fitch store: discount Abercrombie Fitch clothing
cheap A & F clothes, outwears, sweaters, and other accessories for men and women
Abercrombie & Fitch
Abercrombie
Abercrombie & Fitch clothes
Abercrombie Fitch
Abercrombie Fitch UK
Tiifany
Tiifany Jewelry
Tiifany and co
Tiifany Sale
Tiifany
5-Sep-2010 01:34:10 WIB by ale noor halim
yang namanya wakil rakyat ya seharusnya jaga dan bantu rakyatnya, terutama sebagian besar rakyat yang tergolong ga mampu, ini malah sebaliknya menghamburkan uang rakyat hanya demi kenyamanan kerja yang kinerjanya masih pada nilai merah, apa ga ada rasa malu terhadap rakyat, ingat, anda2 itu dipilih oleh rakyat, digaji dari uang rakyat, lakukan sesuatu yang bermanfaat untuk rakyat !!!
4-Sep-2010 11:10:00 WIB by NANDA
Saya ini orang yang guoblok...blok...blok .
Lha wong milih wakil manusia kok ngga bersifat manusia(lha sifat apa kira-kira yaaaa)
Kalau sifat manusia itu punya hati nurani,punya perasaan takut dosa,punya rasa malu,punya rasa hormat dan menghargai pada orang lain
Di desa saya tukang maling ayam yang ketangkap juga merasa malu sekali,malah kapok katanya.
Lha ini mau maling uang manusia melarat sejumlah 1 terus tambah nolnya 12 kok bangga.itu wakil gendruwo atau wakil jin setan peri perayangan banaspati...........
Aduh ,saya yang bodoh.
Harusnya milih wakil manusia malah butoijo yang kepilih
3-Sep-2010 22:14:16 WIB by NOVAN REPUBLIKU
GANYANG MALAYSIA !!!!!!!!!!!!!! BAPAK SBY JANGAN LEMAH TERHADAP MALAYSIA KECUALI ANDA MENERIMA UANG DARI MALAYSIAMARI BERSATU RAKYAT IBU PERTIWI KITA GANYANG MALAYSIA JANGANLAH KITALEMAH DAN DI INJAK INJAK MALAYSIA,,,,, JANGAN HIRAUKAN PEMIMPIN YANG LEMAH!!!!!!!
3-Sep-2010 14:09:56 WIB by aynda
suatu negara yang besar dan maju itu tidak dilihat dari seberapa mewah dan megahnya gedung DPR...tapi seberapa sejahteranya rakyat yang ada di negara itu...boro2 sejahtera, tingkat kemiskinan aja semakin tahun semakin meningkat, harga bahan pokok semakin mencekik, biaya sekolah semakin tidak terjangkau...apa kalian tuan-tuan pemerintahan bangga dengan negara yang seperti ini????
apa kalian tidak malu dengan negara lain bila melihat banyak pengemis dan gelandangan dan anak putus sekolah merajalela di negara kita????tidur di jalanan..
lebih baik disalurkan ke biaya pendidikan misalnya,,agar SDM Indonesia lebih meningkat dan tidak gampang dibodohi negara lain...
SAYA SANGAT TIDAK SETUJU DENGAN RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG DPR YANG BARU..!!!!!!!!!!!
KEMEWAHAN DI ATAS PENDERITAAN RAKYAT..!!!!!
3-Sep-2010 14:00:59 WIB by aynda
seharusnya tuan-tuan anggota DPR yang terhormat lebih bisa bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan. apakah pantas membangnun gedung DPR yang baru dengan rincian biaya sebesar itu????????? padahal banyak rakyat yang sangat membutuhkan biaya itu, apakah kalian tidak peduli terhadap kami rakyat kecil??? kalian bisa duduk disana juga karna kami yang memilih, meyakini bahwa kalian dapat mewakilkan suara kami sebenarnya...tapi apa buktinya, setelah kalian ada disana, kalian tidak peduli lagi terhadap kami. mana bukti kalau anggota DPR itu adalah wakil rakyat???? mana??? kami butuh BUKTI BUKAN JANJI pada saat kampanye saja....
sekali lagi, kami mohon tuan-tuan di gedung pemerintahan meninjau ulang kembali tentang rencana pembangunan gedung DPR yang baru...terimakasih
3-Sep-2010 13:39:42 WIB by mokhamad rusyanto
PARA ANGGOTA DPR SEKARANG GA PEDULI ATAS NASIB RAKYAT....
3-Sep-2010 13:14:34 WIB by nanda
Coba hitung berapa keluarga yang jadi korban gas(BOM WAKTU)yang mati,sekarat,cacat seumur hidup.Adakah wakil kami yang peduli.Berapa keluarga yang sengsara kena musibah bencana alam,adakah yang peduli.Harga kebutuhan hidup(HANYA UNTUK SEKEDAR HIDUP)naik terus,adakah yang kasian.Kalau gedung lama masih bisa dipakai,sekarang ngotot mau buat gedung baru yang ada spa,kolam renang,pijit,dugem,itu namanya tidak punya nurani alias........BIADAB.
SAYA PENGIN NGLEMPAR TAI KUDA PADA ANGGOTA YANG NGOTOT PENGIN SUKSESKAN GEDUNG DARAH RAKYAT ITU
3-Sep-2010 12:36:06 WIB by eko sudiyanto
marzuki sudah lupa dengan harta,apa ngga ada proyek lagi,atau untuk setoran pada partainya.

 

Nama:
Email:
Security Code: