indosiar.com, Sidoarjo - Pasca meledaknya pipa gas Pertamina dan tanggul jebol, ruas jalan tol Sidoarjo - Pasuruan dijadikan kolam penampungan lumpur panas. Sebab upaya memfungsikan jalan tol untuk bisa dilewati kendaraan seperti semula sulit diwujudkan karena badan jalan tol sudah terendam lumpur setinggi 3 meter.
Selain terendam lumpur setinggi 3 meter, tanggul yang jebol Rabu malam lalu hingga ini belum juga ditutup, sehingga luberan lumpur panas dibiarkan mengalir dari pusat semburan ke badan jalan tol dan kolam penampungan.
Untuk mencegah agar lumpur tidak meluas disepanjang jalan tol sejumlah alat berat sedang melakukan pengurukan pasir dan batu untuk membuat tanggul di ujung jalan tol.