indosiar.com, Nganjuk - (Kamis, 09.02.2012) Setahun sudah pelajar di Desa Karang Semi, Nganjuk ini mengandalkan perahu untuk menyeberang sungai Widas agar bisa bersekolah. Hal ini karena jembatan satu-satunya di desa ini ambruk diterjang banjir setahun yang lalu.
Para pelajar ini sebenarnya was-was melintasi sungai ini saat musim hujan, karena sering meluap. Arus sungai ini sangat deras dan sering menelan korban. Namun anak-anak ini tidak mempunyai pilihan lain selain menggunakan perahu agar bisa bersekolah.
Sebenarnya ada jalan lain, namun terlalu jauh untuk sampai ke sekolah yakni mereka harus memutar sejauh 10 kilometer. Satu-satunya jalan adalah jembatan penghubung yang sudah ambruk ini. Oleh karena itu, siswa dan penduduk di sini berharap jembatan segera dibangun kembali, namun rupanya pembangunan masih tarik ulur karena masih menunggu bantuan dana dari pemerintah provinsi Jawa Timur. (Danu Sukendro/Sup)