indosiar.com, Surabaya - Jenazah 5 ABK (Anak Buah Kapal) Kapal KM Mandiri Nusantara yang sudah menjadi abu didalam bangkai kapal KM Mandiri Nusantara Senin (08/06/09) kemarin, dievakuasi oleh Dirpolair Polda Jawa Timur. Upaya penyisiran personil Polair Gresik selama dua jam menemukan tiga abu ABK dijalan menuju cerobong kapal, satu lorong menuju kamar mesin.
Personil tim SAR Polair Gresik kemarin menemukan 3 mayat ABK Kapal KM Mandiri yang terbakar di perairan Masalembo. Kondisi mayat sudah hancur berada di lorong menuju cerobong kapal, dua abu mayat di lorong menuju kamar mesin.
Setelah kabar penemuan mayat itu, tim Forensik Polda Jatim langsung masuk ke bangkai kapal guna mengidentifikasi kelima mayat yang sudah tidak berbentuk. Selang tiga jam melakukan identifikasi, tim forensik berhasil mengevakuasi 5 abu mayat ABK dalam kantong plastik. Guna menjaga abu mayat tidak rusak, Polair Gresik memasang police line di TKP.
Dipimpin Direktorat Polisi Air Polda Jatim AKBP Anang S Hidayat, pihaknya membenarkan telah dievakuasinya lima abu mayat ABK. Namun dari perkembangan terakhir, 5 ABK yang lain masih belum ditemukan.
Guna mengidentifikasi 5 abu mayat ABK, tim forensik membawa 10 kantong plastik ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Abu mayat 5 ABK tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim pukul 18.30 WIB dan akan dilakukan test DNA guna memastikan identitas 5 ABK yang tewas dalam insiden terbakarnya kapal Mandiri Nusantara. (Adi Sigit Prasetyawan/Didik W/Sup)