indosiar.com, Jakarta - Berita duka meninggalnya Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Doktor Sjahrir. Jenazah ekonom dan politisi eksponen 66 tersebut Selasa (29/07/08) pagi telah dimakamkan.
Jenazah Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sjahrir tiba di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan sekitar pukul 08.00 WIB. Suasana duka tampak menyelimuti prosesi pemakaman.
Istri Sjahrir, Kartini dan dua anaknya Pandu dan Gita tak kuasa menahan kesedihan diantara ratusan pelayat yang ikut menghadiri pemakaman. Jenazah ekonom dan politisi pendiri Partai Perhimpunan Indonesia Baru ini dimakamkan satu liang lahat dengan ibundanya Rasuna.
Sejumlah tokoh ikut hadir melepas kepergian Sjahrir diantaranya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Emil Salim serta tokoh aktivis Malari, Hariman Siregar. Sjahrir meninggal dalam usia 63 tahun akibat kanker paru paru di Rumah Sakit Mount Elisabeth, Singapura.
Mantan aktivis yang pernah terlibat peristiwa Malari ini meninggalkan istri Kartini Panjaitan serta dua orang anak Pandu dan Gita. (Ahmad Hadiyin/Sup)