indosiar.com, Jakarta - Ancaman penyakit diare belum reda, ancaman penyakit demam berdarah kini kembali mengintai warga Jakarta. Jumlah pasien diare dan demam berdarah disejumlah rumah sakit di Jakarta kini relatif tinggi.
Di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan Jakarta Pusat misalnya saat ini tercatat terdapat 45 pasien demam berdarah dan 44 pasien diare yang mayoritas masih berusia anak-anak. Kebanyakan pasien justru datang dari wilayah Jakarta Barat.
Pihak rumah sakit telah mengantisipasi lonjakan pasien dengan menyiapkan sejumlah ruang tambahan, tempat tidur lipat dan obat-obatan. Menurut Kepala Bidang Keperawatan RSUD Tarakan Zuraidah, saat ini terdapat peningkatan jumlah pasien demam berdarah hingga lebih dari 100 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Diseluruh rumah sakit milik pemerintah di Jakarta, biaya perawatan semua pasien diare dan DBD di ruang kelas tiga ditanggung oleh pemerintah. Masyarakat dihimbau segera memeriksakan diri ke dokter bila ada anggota keluarga yang mengalami panas tinggi selama tiga hari. (Ahmad Fauzan dan Wahyu Wacana/Sup)