indosiar.com, Tangerang - Para penderita muntaber yang kebanyakan anak-anak dan balita hingga Senin (16/7/2007) sore masih harus menjalani perawatan di sejumlah puskesmas seperti Puskesmas Sepatan, Kedaung Barat, dan Puskesmas Paku Haji.
Karena kondisinya belum pulih, terpaksa mereka tidak masuk sekolah di hari pertama tahun ajaran baru. Roy, misalnya, siswa yang baru naik kelas 3 SD Negeri Garespatan ini terpaksa tidak masuk hari pertama sekolah karena sudah 3 hari dirawat di puskesmas. Hingga kini kondisinya masih lemah dan masih terbaring menjalani perawatan diatas velbed lorong Puskesmas Sepatan.
Hal sama yang dialami saudaranya, Asmat Askalani, yang juga teman sekelasnya. Kondisinya yang masih lemah mengakibatkan Askalani tidak bisa masuk sekolah. Kondisi serupa juga terjadi dengan sejumlah pasien lain, yang kebanyakan anak-anak sekolah dasar.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang hingga Senin sore (16/7/2007) dari 629 penderita muntaber kini tinggal 115 pasien yang masih menjalani perawatan. Masing-masing di Puskesmas Sepatan (68 pasien dari sebelumnya 344 pasien), Kedong Barat 12 pasien dari sebelumnya 92 pasien dan Puskesmas Paku Haji 45 pasien dari sebelumnya 193 pasien.(Mas'ud Ibnu Syamsuri/Ijs)