HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Kebakaran Hutan

Jumlah Titik Api Meningkat, Warga Panik



indosiar.com, Palangkaraya - Kebakaran lahan di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah kian hari terus meluas. Kebakaran lahan bahkan sudah mengancam pemukiman hingga membuat panik warga. Sementara itu ratusan hektar hutan jati di Lamongan, Jawa Timur juga terbakar seiring masuknya musim kemarau. 

Meski belum memasuki musim kemarau, hingga Rabu (29/07/09) kemarin, kepulan asap yang berasal dari kebakaran lahan di Kota Palangkaraya masih terus meluas. Dari pantauan tim terpadu penanggulangan kebakaran lahan di kota Palangkaraya, terdapat 10 titik api yang timbul karena kebakaran lahan.

Meski pemerintah setempat sudah mengeluarkan larangan tentang pembakaran lahan, namun hingga saat ini kebakaran lahan masih saja terjadi. Di Jalan Mahir Mahar, Palangkaraya, kebakaran lahan bahkan meluas ke pemukiman warga hingga membuat warga panik dan langsung berlarian keluar sampai membawa barang berharga milik mereka. 

Sementara itu memasuki musim kemarau ratusan hektar hutan jati di wilayah selatan Lamongan terbakar. Kebakaran yang diduga disengaja ini makin meluas, karena hembusan angin yang terlalu kencang. Menurut sejumlah warga, api mulai melalap area hutan jati ini sejak sepekan lalu. Kebakaran hutan terjadi dikawasan resort Pemangku Hutan Sukobendu, Kecamatan Mantup, Lamongan.

Mulanya kebakaran terjadi dibagian tepi dan kemudian merambat keareal hutan yang tanamannya sudah mengering. Selain itu sejumlah titik api juga muncul dibagian tengah hutan. Titik-titik api ini semakin membesar karena kencangnya hembusan angin yang terlalu cepat.

Warga sekitar yang sedang berada di lokasi, berusaha untuk memadamkannya, namun pemadaman ini tidak berarti mengingat pemadaman hanya dilakukan dengan memukul-mukul kobaran api dengan ranting pohon. (Muhammad Nasrullah Wahid/Safari Ranu Wijaya/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
18-Jun-2010 21:25:56 WIB by edy machmud hidayat
Lho kebakaran koyo ngono iku kan tiap tahun mesti ada tho Om ? kok kaget lho. Wong orang kehutanan wae ora perduli kok, sebab kalao hutan rusak, kan adaq proyek baru to ? gitu aja kok diberitakan. Apa lagi ada usul penegakan hukum segala he......he.....he.....(dasar kelakuan PNS ).
30-Jul-2009 12:46:29 WIB by usil
hukum harus ditegakkan kalau hutan ingin aman

 

Nama:
Email:
Security Code: