indosiar.com, Solo - Kereta api Gaya Baru malam jurusan Jakarta - Surabaya ini, menjadi bulan-bulanan masa sejak memasuki kota Solo, Jawa Tengah.
Kereta yang mengangkut ratusan penumpang ini akhirnya berhenti di Stasiun Balapan, Solo, setelah dua gerbongnya terbakar, akibat lemparan bom molotov yang dilakukan massa yang ingin mengejar para suporter Persibaya (bonek) yang berada di dalam kereta tersebut. Akibatnya ratusan penumpang terlantar di stasiun.
Begitu kereta berhenti di stasiun Balapan, warga langsung menyerbu ke stasiun. Mereka melakukan aksi sweeping untuk mencari para bonek.
Karena aksi warga mulai anarkis, aparat keamanan langsung membubarkan massa dengan tembakan gas air mata. Puluhan aparat Brimob pun menyisir persembunyian warga.
Menurut sejumlah penumpang, kereta yang mereka tumpangi sudah mendapatkan lemparan sejak dari Jakarta. Semakin gencar ketika kereta api memasuki Yogyakarta hingga Solo.
Penumpang yang panik, hanya bisa berlindung dengan tiarap di lantai kereta. Hingga Senin (25/1/2010) pagi, ratusan aparat masih berjaga-jaga di 3 stasiun Kota Solo yaitu Purwosari, Jebres dan Balapan. Aparat juga melakukan patroli di jalur kereta untuk mengantisipasi terulangnya kerusuhan.
Sementara setelah terlantar sekitar 5 jam, Kereta Gaya Baru akhirnya diberangkatkan dari Stasiun Balapan sekitar pukul 05.00 WIB.(Ganuk Nugroho Adi/Her)