HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

KA Mutiara Anjlok, Ratusan Penumpang Terlantar





indosiar.com, Jember - Kereta Api Mutiara siang jurusan Banyuwangi - Surabaya, anjlok di KM 210, Dusun Krajan, Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur, Minggu (28/2/2010) siang.

Beruntung, kereta tidak sampai terguling dan hanya miring, meski 9 rangkaian keretanya keluar dari perlintasan.

Rangkaian kereta dengan lokomotif bernomor seri CC 20123 ini, tidak sampai terguling, meski seluruh gerbongnya keluar dari perlintasan.

Kereta terasa berjalan tidak stabil sejak keluar dari Stasiun Kalisat, sekitar 3 kilometer kemudian, kereta anjlok saat melewati tikungan tajam.

Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kejadian ini sempat membuat panik para penumpang. Tidak hanya itu, sekitar 600 penumpang akhirnya terlantar, dan kepanasan di pinggiran rel, maupun persawahan hingga 2 jam lebih.

Para penumpang bahkan terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, sebelum akhirnya kereta pengganti tiba, untuk menjemput mereka.

PT KAI Daops 9 Jember, hingga kini belum memastikan penyebab musibah ini. Namun, jika dilihat dari kondisi perlintasan yang ada, kuat dugaan kecelakaan dipicu akibat lapuknya bantalan rel.(Tommy Iskandar/Ijs)

Bookmark and Share


Page: 1
30-Apr-2010 14:58:58 WIB by Agoes M
Sangat sedih melihat kondisi perkereta-apian Indonesia selama 60 tahun tidak pernah maju secara signifikan spt China atau Malaysia. Barangkali tanpa adanya KA peninggalan Belanda, maka Indonesia tidak akan pernah memiliki sarana KA. Memang ada kemajuan tapi sangat minim. Ini merupakan refleksi dari perhatian Pemerintah yg setengah-setengah terhadap MRT spt KA ini.
5-Mar-2010 12:56:30 WIB by Hari kuntjoro
mungkin saja memang salah satu penyebabnya adalah keroposnya bantalan rel dari kayu, ke depan kami berharap pada dirjen KA, agar Rel Sby - Banyuwangi diganti Type R54 atau R60, semua bantalan kayu diganti beton, dengan demikian Jalur menjadi kokoh,aman dan kuat sehingga masinis merasa aman dan kereta bisa dipacu hingga 100 km / jam dengan nyaman dan aman, sehingga Sby - banyuwangi bisa ditempuh hanya 5 jam saja, seperti sancaka sby - jogja yang hanya perlu 5,5 jam saja.
5-Mar-2010 11:49:55 WIB by hari kuntjoro
Menurutku bisa saja salah satu penyebab anjloknya kereta tsb karena lapuknya bantalan kayu,selain hal tersebut mestinya ukuran rel untuk surabaya hingga banyuwangi diganti yang type R54 selain mengganti bantalan kayu dengan beton, dengan demikian jalur akan lebih aman,kereta akan lebih mantap larinya dan relatif aman untuk berlari kencang hingga 100 km / jam, sehingga Sby - banyuwangi bisa ditempuh 5 jam saja seperti Sancaka Sby - jogja )
3-Mar-2010 17:07:17 WIB by si Thole
kalau betul penyebabnya bantalan rel yg lapuk, maka di bekasi ada hal yg kontroversi dengan kondisi bantalan rel tsb.
Bisa dilihat dan dibuktikan,sampai sekarang ada sederet bantalan rel beton yg terpasang di sepanjang jalan raya cibitung (Bekasi), tepatnya di lajur keluar dari pintu Tol Cibitung Utara...hopo thumon ?

 

Nama:
Email:
Security Code: