indosiar.com, Jember - Kereta Api Mutiara siang jurusan Banyuwangi - Surabaya, anjlok di KM 210, Dusun Krajan, Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur, Minggu (28/2/2010) siang.
Beruntung, kereta tidak sampai terguling dan hanya miring, meski 9 rangkaian keretanya keluar dari perlintasan.
Rangkaian kereta dengan lokomotif bernomor seri CC 20123 ini, tidak sampai terguling, meski seluruh gerbongnya keluar dari perlintasan.
Kereta terasa berjalan tidak stabil sejak keluar dari Stasiun Kalisat, sekitar 3 kilometer kemudian, kereta anjlok saat melewati tikungan tajam.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kejadian ini sempat membuat panik para penumpang. Tidak hanya itu, sekitar 600 penumpang akhirnya terlantar, dan kepanasan di pinggiran rel, maupun persawahan hingga 2 jam lebih.
Para penumpang bahkan terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, sebelum akhirnya kereta pengganti tiba, untuk menjemput mereka.
PT KAI Daops 9 Jember, hingga kini belum memastikan penyebab musibah ini. Namun, jika dilihat dari kondisi perlintasan yang ada, kuat dugaan kecelakaan dipicu akibat lapuknya bantalan rel.(Tommy Iskandar/Ijs)