indosiar.com, Jakarta - Eksodus besar-besaran kader politik kembali terjadi.Kali ini eksodus dilakukan kader Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI) se Jawa Barat. Selain karena tidak cocok dengan kepemimpinan Ketua DPD PNBKI Jawa Barat, eksodus juga dipicu oleh perubahan azas partai dari Marhaenisme menjadi Kerakyatan.
Puluhan pengurus cabang PNBKI se Jawa Barat mendeklarasikan pengunduran diri secara massal Rabu (06/08/08) malam, di Cirebon, Jawa Barat.
Total 13 pengurus DPC yang ada di Jawa Barat ini tak hanya mundur dari kepengurusan tapi juga resmi menyatakan keluar dari keanggotaan partai. Pengunduran diri secara massal ini dilakukan setelah para pengurus DPC menggelar pertemuan selama satu hari. Mereka beralasan PNBKI sudah tidak berjalan dengan aspirasi kader-kadernya, apalagi setelah partai yang semula bernama PNBK ini mengganti azasnya dari Marhaenisme menjadi Kerakyatan.
Para pengurus DPC juga merasa sudah tidak ada kecocokan dengan Ketua DPD PNBKI Jawa Barat Dedi Hermansyah. Para kader mengaku keluar dari partai sebagai solusi yang terbaik. Para pengurus PNBKI ini justru kembali lagi pada partai lama mereka yakni PNBK, meski dengan konsekuensi tidak ikut pemilu 2009.
PNBKI sendiri merupakan partai peserta pemilu 2009 dengan nomor urut 26. Partai ini tetap dipimpin Eros Jarot yang sebelumnya PNBK. (Masyuri Wahid/Sup)