HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Kadin Desak Hapus Travel Warning



indosiar.com, Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Muhammad Sulaiman Hidayat mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan lobi dengan Presiden Amerika Serikat Bush saat berkunjung ke Indonesia. Pemerintah Amerika Serikat diminta mencabut travel warning atau peringatan berkunjung bagi wisatawan Amerika Serikat sebagai upaya meningkatkan investasi Amerika di Indonesia.

Pasalnya selama travel warning belum dicabut maka para pengusaha Amerika yang akan menanamkan investasi dalam jumlah besar di Indonesia tidak memperoleh asuransi usaha dari pemerintah Amerika Serikat.

Akibat adanya travel warning selama 5 tahun terakhir, nilai investasi Amerika ke Indonesia hanya sekitar 1,2 juta dolar Amerika, padahal potensi investasi dan minat para pengusaha Amerika untuk berinvestasi di Indonesia khususnya di bidang pertambangan dan eksplorasi sumber minyak jangka panjang sangat besar.

Meski dalam agenda pertemuan Bush - SBY tidak akan dibicarakan kerjasama ekonomi secara detail, namun diharapkan hal ini akan menciptakan neraca yang positif bagi Indonesia khususnya untuk membuka peluang untuk meningkatkan ekspor garmen, produk makanan dan hasil pertanian. (Yulia Hendrika Bulo /Gunadi/Sup)
 

Bookmark and Share


Page: 1
21-Nov-2006 18:30:53 WIB by edyvanvreden
Bagaimana Amerika mau investasi di Indonesia kalau ormas-ormas Islam bringas demo-demo anti Amerika, mereka menuduh Amerika teroris, menyedot minyak Indonesia dll, pikir dong pakai otak kalau memang ingin dihargai oleh bangsa lain, ya jangan menanamkan kebencian, nyatanya teknologi kita tidak seberapa dengan
Amerika, apa kita mampu melaksanakan pengeboran minyak sendiri tidak lah yaw, sedangkan hal sepele seperti goyang ratu ngebor Inul Daratista saja sudah dipermasalahkan oleh ormas Islam.
20-Nov-2006 20:30:09 WIB by cucu
Burik,berita ini lu sengaja nggak baca ya? coba cocokkan dgn apa yang lu ngomong bahwa lu(bukan pem Indo)nggak takut ama embargo Amerika.Baru juga Travel warning,udah ada yang mangap2.payah lo Burik.

 

Nama:
Email:
Security Code: