indosiar.com, Jombang - Kerabat korban langsung menangis histeris saat mengetahui Gondo, 74 tahun, warga Desa Denayar, Kecamatan Jombang, pulang dalam keadaan tewas. Tangis histeris pecah saat jenazah korban antrian BLT ini disemayamkan di rumah duka.
Korban tewas saat mengantri pencairan bantuan langsung tunai (BLT) di balai desa. Sebelum meninggal, korban sempat mengantri selama hampir 3 jam. Korban bahkan sempat berdesak-desakan saat berebut kursi antrian.
Iin Nur'aini, kerabat korban yang ikut mengantri mengatakan korban tiba-tiba pingsan setelah mendapatkan tempat duduk, saat menunggu giliran panggilan petugas untuk pencairan uang Rp 200 ribu. Warga dan petugas di lokasi kejadian langsung menolong korban. Namun sayang, nyawa korban tidak terselamatkan dan tewas di tempat kejadian.
Petugas Kecamatan Jombang mengatakan akibat insiden ini, pembagian BLT di balai desa setempat dihentikan. Petugas akan mengatur ulang, sehingga insiden serupa bisa terhindar.
Pembagian bantuan langsung tunai ini dilakukan di sejumlah balai desa. Masing-masing dalam pembagian BLT ini, setiap keluarga miskin mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 ribu.(Kiat Eko Purwoto/Ijs)