HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pembunuhan Nasrudin

Kantor dan Rumah Antasari Akan Digeledah



indosiar.com, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya rencananya akan menggeledah kantor dan rumah Ketua KPK non aktif Antasari Azhar untuk mencari bukti terkaitan Antasari dengan pembunuhan Nasrudin. Sementara itu Selasa (5/5/09) pagi, keluarga Antasari mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk menjenguk Antasari tetapi tetap tidak diijinkan bertemu.

Keluarga Antasari Azhar sekitar pukul 10 tadi pagi, mendatangi Gedung Narkoba Polda Metro Jaya. Keluarga yang terdiri dari anak - anak dan saudara kandung Antasari Azhar, yaitu Asmawati Azhar, Ariman Azhar, Asmulyati Azhar ini ingin menjenguk kakak tertua mereka yang sejak kemarin sore resmi ditahan di Polda Metro Jaya.

Namun saat ini masuk keluarga, ternyata tidak diperbolehkan untuk menjenguk. Keluarga merasa sangat kecewa karena tidak boleh melihat dan menunggu cukup lama didepan pintu. Keluarga menyerahkan soal penangguhan penahanan pada kuasa hukum, namun mereka yakin Antasari merupakan orang baik - baik.

Pihak kepolisian mengatakan, keluarga hari ini belum bisa masuk menjenguk Antasari karena belum membawa surat ijin dari Direskrim Polda Metro. Selasa pagi Ditpropram, Mabes Polri Brigjen Polisi Oegro Seno mendatangi Mapolda Metro Jaya. Apakah kedatangan Oegro Seno terkait dengan pemeriksaan terhadap Kombes WW yang menjadi tersangka belum begitu jelas.

Sebab Oegro Seno hanya mengatakan, kedatangannya hanyalah merupakan pemantauan rutin biasa. Sementara Diserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Polisi M. Iriawan mengatakan, pemeriksaan terhadap tersangka Antasari Azhar akan kembali dilanjutkan pada Selasa siang ini.

Pemeriksaan akan dilakukan seputar kaitan tersangka, dalam kasus pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnaen. Rencananya untuk mencari barang bukti keterlibatan Antasari Azhar dalam kasus pembunuhan Nasrudin, pihak kepolisian berencana untuk menggeledah rumah Antasari di Bumi Serpong Damai.

Menyangkut penangguhan penahanan Direskrim mengatakan, masalah penangguhan penahanan hak tersangka untuk mengajukannya. Namun disetujui atau tidaknya merupakan wewenang penyidik. Iriawan menambahkan, kepolisian sampai saat ini masih mengejar 1 tersangka lainnya, berinisial SE yang masih buron.

SE merupakan pengemudi mobil Avanza yang menghalang - halangi mobil korban saat kejadian, sedangkan Rani seorang caddy yang dikabarkan dekat dengan korban dan tersangka saat ini masih dalam perlindungan kepolisian. Kepolisian memastikan bahwa senjata api yang diambil dari Heri, dipastikan bukan milik TNI Polri karena tidak ada nomor seri pada senjata api tersebut. (Eliza Amanda/Hengky Wiramada/Dv). 

Bookmark and Share


Page: 1
6-May-2009 12:04:35 WIB by tie
saya kaya ga percaya. orang yang benar2 diberi amanat tinggi mamberantas korupsi ko malah jadi dalang pembunuhan..sungguh kecewa saya...
6-May-2009 12:00:01 WIB by saturnus brewo
kalau memang betul pak Antasari otak pembunuhan ini, ini adalah tindakan yang sangat keliru. Ingat, Bill Clinton aja yang seorang presiden pada waktu itu, berani membiarkan skandal sex nya dibongkar, walawala... pak Antasari, kalo udah gini.... udah skandal sexnya terbongkar, masuk penjara pula...... hancur seluruh kehidupan hanya gara2 seorang wanita sekelas caddy. Terlalu!!!!!!!!!
6-May-2009 11:42:05 WIB by Erna Husain
Nonton Berita di TV2 tentang Kasus pembunuhan Nasruddin serasa nonton Film2 Holywood, dimana dalangnya para pemebesar negara yang punya prestasi bagus di Negara... setelah Antasari dan Sigid siapa lagi yang ada dibelakang mereka...???
6-May-2009 09:15:34 WIB by neni
kalau memang pak Antasari sebagai otak pembunuhan Nasruddin sangat disayangkan kenapa? apalagi ada indikasi tentang wanita lain mending kalau wanitanya cantik seperti lady diana ini mah rupa pasaran aja direbutin memang di Indonesia masih banyak pejabat yang merasa semuanya bisa dibeli kalau semua pejabat kayak gini bisa hancur nich negara
5-May-2009 22:33:30 WIB by scorpion
ada batasan polisi menggelah ingat kita masih di indonesia bukan di amrik.polisi indonesia tidak harus mengikuti aturan internasional kepolisian.jangan inkonstitusional kepolisian indonesia.
5-May-2009 18:08:42 WIB by ??
saya sangat kecewa sama pak antarsari (ketua kpk)sebagai tersangka pembunuhan, sebelum nya saya sangat bangga sama pak antarsari yang menberantas korupsi2, kecewa banget....

 

Nama:
Email:
Security Code: