indosiar.com, Jawa Timur - Hasil rekapitulasi penghitungan suara KPUD Jawa Timur pada massa pilkada putaran kedua, Selasa (11/11/08) kemarin, memutuskan pasangan Karsa menang tipis atas pasangan Kaji. Pasangan Karsa meraih suara 60.223 diatas pasangan Kaji. Kemenangan ini disambut sujud syukur para pendukung Karsa.
Hasil rekapitulasi penghitungan akhir surat suara pemilihan gubernur Jawa Timur putaran kedua yang dilakukan oleh KPUD Jatim memutuskan pasangan Sukarwo dan Syaifullah Yusuf unggul tipis atas lawannya Khiofifah Indar Parawansa dan Mudjiono dengan selisih 0,2 persen.
Hasil akhir penghitungan Karsa mendapat suara 7.729.944, sementara Kaji mendapat 7.669.721 suara. Tim pasangan cagub Karsa unggul di 22 kabupaten seperti Ponogoro, Pacitan, Madiun, Magetan, Ngawi, Bangkalan, Kota Probolinggo dan Kota Madiun. Sementara tim pasangan cagub Kaji menang di 16 kabupaten dan kota seperti Trenggalek, Tulungagung, Kediri, Blitar, Malang dan Kota Malang.
Proses penghitungan suara pemilihan gubernur Jatim putaran kedua yang dilakukan oleh KPUD Jatim ini juga sempat diwarnai aksi protes dari tim sukses Kaji. Sementara itu menanggapi hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh KPUD Jatim, pihaknya keberatan dan menolak untuk tandatangan hasil rekapitulasi akhir ini. Tim Kaji juga menuntut adanya pemilihan ulang dai Madura.
Kemenangan tipis pasangan Karsa ini disambut sujud syukur dan sholawat para pendukungnya. Teriakan dan sorak sorai mewarnai markas tim Karsa di Jalan Comang.
Sorak sorai semakin riuh saat Sukarwo yang telah dinyatakan unggul atas pasangan Kaji datang dengan berjalan kaki bersama sang istri. Sambutan dan kemeriahan makin menjadi, sayang acara yang seharusnya bahagia diwarnai kericuhan antara pendukung Karsa dengan rekan media. Maksud hati menertibkan wartawan, sayangnya justru kekerasan yang muncul dari para pendukung Karsa. Beruntung ketegangan tidak berlangsung lama walaupun pihak Karsa tidak meminta maaf kepada rekan media. (Tim Liputan/Sup)