indosiar.com, Bandung - Tingginya intensitas curah hujan yang terus mengguyur, berakibat kembali meluapnya sungai Citareum dan membuat banjir yang melanda Bale Endah, Dayeuh Kolot serta Cibaduyut kabupaten Bandung, semakin meluas.
Ketinggian banjir di Kecamatan Bale Endah dan Dayeuh Kolot sebagai daerah yang paling parah, saat ini telah mencapai 2 - 3 meter. Banjir juga telah melanda Bojong Soang, yang sebelumnya tidak tersentuh.
Saat ini banjir telah menggenangi lebih dari 1000 rumah warga. Bahkan, sebagian warga mulai ada yang mengungsi meninggalkan rumahnya yang terendam banjir. Sementara warga yang memilih tetap bertahan menghindari banjir dengan tinggal di loteng-loteng.
Banjir juga melumpuhkan arus lalu-lintas kendaraan jalan utama dari Bandung menuju Bale Endah dan Dayeuh Kolot. Terjadi antrian panjang kendaraan akibat terjebak banjir.
Lumpuhnya jalan akibat banjir membuat warga tidak bisa beraktifitas dan bekerja karena tidak adanya sarana transportasi. Luasnya banjir juga diakibatkan jebolnya tanggul penahan banjir di kampung Bojong, Citepus yang lokasinya paling parah karena berdekatan dengan sungai Citareum.
Hingga kini tidak ada penanganan dari pemerintah setempat seperti penyediaan tenda penampungan untuk pengunsi, serta penyediaan obat-obatan.(Cecep Hendar/H)