indosiar.com, Tangerang - Helikopter Super Puma milik PT Pelita Air Service Kamis (29/01/09) kemarin, terguling saat melakukan ground run di pusat perbaikan pesawat lapangan udara Pondok Cabe, Tangerang, Banten. Insiden ini menyebabkan dua orang teknisi pesawat tewas dihantam baling-baling pesawat.
Peristiwa tergulingnya Helikopter Super Puma milik PT Pelita Air Service ini terjadi sekitar pukul 09.40 WIB kemarin, saat pesawat tengah melakukan ground run atau proses pemanasan mesin di pusat perbaikan pesawat lapangan udara Pondok Cabe, Tangerang, Banten.
Entah apa sebabnya tiba-tiba badan heli naas bernomor lambung PKPUH buatan IPTN tahun 1983 ini miring hingga baling-baling heli yang sudah dalam posisi berputar menyentuh landasan dan akhirnya terguling.
Tergulingnya heli naas yang dipiloti Rorman Hadi mengakibatkan 2 teknisi yang berada didekat heli tewas terkena baling-baling heli. Kedua jasad korban yakni Sri Setia Budi dan Ahmad Subarja yang sudah bekerja 15 dan 20 tahun pada Pelita Air Service dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan untuk diotopsi. Sementara pilot pesawat selamat.
Pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan bekerjasama dengan pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kemarin masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. (Dedi Irawan/Sup)