indosiar.com, Maluku - Ketegangan sudah terjadi sejak awal berlangsungnya aksi unjuk rasa mahasiswa di kota Ternate, menolak kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa siang. Polisi merebut spanduk berisi kecaman terhadap presiden, yang diusung mahasiswa. Namun tindakan represif polisi dilawan para pengunjuk rasa. Tarik menarik spanduk pun tidak terhindarkan.
Bahkan polisi memaksa para pengunjuk rasa, untuk membubarkan diri. Akibatnya mahasiswa kocar kacir menghindari penangkapan oleh polisi. Sedikitnya tiga orang mahasiswa, diamankan aparat kepolisian ke Mapolres Ternate.
Dalam orasinya, mahasiswa menuntut penuntasan kasus Century, kasus rekening gendut petinggi Polri, serta meninjau kembali kontrak karya beberapa perusahan tambang di Maluku Utara, serta menyoroti kinerja birokrasi Maluku Utara yang dianggap gagal dan korup.
Sementara presiden dan rombongan dijadwalkan berada di Ternate hingga hari Rabu ini, untuk menyerahkan bantuan kepada kelompok tani, nelayan dan kelompok usaha kecil menengah. (Ghazali Hasan/Sup)