indosiar.com, Lamongan - Menjelang pelaksanaan hukuman mati bagi Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudera, orangtua mereka tidak ada pilihan lain kecuali pasrah. Mereka berharap yang terbaik bagi anak mereka.
Sejak kabar eksekusi mati segera dilaksanakan, kediaman orangtua terpidana Amrozi dan Ali Ghufron ramai didatangi kerabat keluarga. Ibu Amrozi Tariyem mengaku pasrah jika eksekusi pada kedua anakknya benar-benar dilakukan dalam waktu dekat.
Minggu (10/11) kemarin, di rumah ini berlangsung pertemuan seluruh sanak famili dan keluarga. Tak jelas apa yang bicarakan karena pertemuan tertutup bagi para wartawan. Para anggota keluarga juga memberikan dorongan moril kepada Tariyem dan keluarga menjelang detik-detik kematian bagi Amrozi dan Ali Ghufron.
Sementara dari Serang, Banten dilaporkan, menjelang eksekusi keluarga terpidana Imam Samudra masih yakin Imam tidak bersalah dalam peristiwa di bom Bali itu. Dedi, adik kandung Imam Samudra bahkan yakin kakaknya hanyalah korban fitnah pihak asing dan ingin memecah belah agama.
Karena itu pula sebelum eksekusi mereka berencana mengunjungi Imam di LP Nusa Kambangan bersama kuasa hukum keluarga dari Tim Pengacara Muslim. (Tim Liputan/Sup)