indosiar.com, Jakarta - Stasiun Kereta Api Tanjung Priok Jakarta Utara yang kembali difungsikan sebagai stasiun kereta api sejak beberapa hari lalu kian menambah ramai sarana transportasi di Ibukota. Stasiun kereta api yang sempat terlantar selama beberapa tahun dan akan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (28/04) siang ini siap memperlancar transportasi warga.
Inilah Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara yang dibangun pada tahun 1914 pada masa Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Stasiun Tanjung Priok sempat menjadi tulang punggung transportasi darat baik barang maupun penumpang sejak zaman Belanda, hingga pada awal tahun 2000 ditutup oleh pemerintah. Sejak itu keberadaan Stasiun Tanjung Priok meredup.
Sejak awal 2009 Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan akan merevitalisasi atau memfungsikan kembali Stasiun Tanjung Priok sebagai stasiun penumpang. Perbaikan dan penataan baik sarana dan prasarana stasiun terus dilakukan pemerintah.
Selasa siang ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meresmikan pemfungsian kembali Stasiun Tanjung Priok sebagai stasiun penumpang. Sejak 23 April lalu PT KAI telah mengoperasikan kereta api di Stasiun Tanjung Priok yaitu kereta api AC - Ekonomi Jakarta - Bekasi dan kereta api tujuan Pasar Turi dan kereta api tujuan Purwakarta.
Pemfungsian kembali Stasiun Tanjung Priok ini mendapat sambutan positif dari warga. Ada 4 jalur rel yang akan beroperasi di Stasiun Tanjung Priok, namun untuk sementara waktu hanya satu rel saja yang berfungsi karena yang lain sedang dalam perbaikan. (Tim Liputan/Sup)