HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
SMS Penipuan Pulsa

Kemenkominfo Terima 9000 Pengaduan






indosiar.com, Jakarta -
(Kamis, 06.10.2011) Tidak hanya penipuan via telepon yang sedang marak, pencurian pulsa dengan modus pengiriman sms layanan konten premium juga sedang banyak terjadi dan membuat resah masyarakat. Pemerintah melalui Kementrian Kominfo kini sedang menyelidiki kemungkinan terlibatnya operator telekomunikasi dalam kasus ini.

Siapa yang tak terkejut saat pertama kali menerima sms seperti ini. Bukan tak jarang, reaksi penerima adalah balik mengirim sms, menanyakan maksud sms yang meminta kiriman uang ini atau sekedar menanyakan identitas pengirim. Meski tidak sampai menuruti permintaan pihak yang mengirimkan sms, yaitu mentransfer sejumlah uang ke rekening dalam sms, tapi bisa jadi saat mereplay atau mengirimkan sms balasan seseorang sudah menjadi korban penipuan. Sebab, begitu membalas sms, balasan tersebut tercatat sebagai pendaftaran atau persetujuan berlangganan informasi dari sebuah konten provider dengan tarif pulsa premium yang artinya pulsa telepon akan secara otomatis tersedot habis.

Maraknya pengiriman sms penipuan yang buntutnya akan menyedot pulsa handphone, belakangan seolah meneror masyarakat pengguna ponsel. Bentuknya pun beragam mulai dari kabar mengejutkan, tawaran kerjasama bisnis hingga iming-iming berhadiah uang atau handphone.

Tak heran, pihak Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) kini tengah melakukan pengawasan ketat menyangkut praktek-praktek penipuan yang dilakukan konten provider nakal. Kemenkominfo bahkan mengancam akan menindak perusahaan operator ponsel yang tetap bekerjasama dengan konten provider nakal tersebut.

Banyaknya keluhan para pelanggan ponsel membuat Kemenkominfo membuka hotline layanan pengaduan bebas pulsa 159 pada setiap hari kerja. Sejak Juli lalu tercatat sebanyak 9000 pengaduan menyangkut sms penipuan diterima. (Muslichan/Amirullah/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
7-Oct-2011 07:12:07 WIB by andi hambali
sungguh sangan prihatin akhlak bangsa ini, semua lini kehidupan melakukan kecurangan al. pejabat negara korupsi, pedagang mengurangi timbangan dan memalsukan dagangannya, guru menerima suap pd saat penerimaan siswa baru, jaksa dan hakim mengkomersilkan jabatannya, aggota dpr bolos padahal gajihnya tdk dipotong meskipun bolos, dan masih banyak lagi yg tidak bsa disebut disini, jadi bagaimana nasib anak cucu bangsa ini dikemudian hari.

 

Nama:
Email:
Security Code: