indosiar.com, Jakarta - Keraguan atas kematian Umar Al Faruq yang disangka sebagai teroris terjawab sudah. Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) memastikan bahwa pria kelahiran Kuwait itu telah tewas dalam sebuah serangan di Irak.
Pemerintah memastikan gembong teroris kaki tangan jaringan Al Qaida di Asia Tenggara Umar Al Faruq tewas seperti yang dilansir oleh pihak Militer Inggris.
Kepala BIN Syamsir Siregar hari ini di Jakarta (27/09/06) pagi mengatakan, kepastian berita tewasnya Umar Al Faruq tersebut dicek oleh counter part di luar negeri. Hal ini sekaligus menepis keraguan sejumlah pihak atas meninggalnya gembong teroris tersebut. Namum Syamsir tidak menjelaskan apakah jenazah Umar Al Faruq akan dipulangkan ke Indonesia atau tidak. Syamsir hanya mengatakan, bahwa kepulangan jenazah adalah urusan keluarga Al Faruq.
Umar Al Faruq dikabarkan tewas dalam baku tembak dengan pasukan Inggris di Irak, Senin lalu. Meskipun pihak keluarga Al Faruq di Indonesia masih meragukan kebenaran berita kematian Al Faruq tersebut, namun mereka meminta bila benar tewas, jenazah Al Faruq bisa dikembalikan ke pihak keluarga. (Nancy Erene dan Nurkaya/Sup)