indosiar.com, Lombok Barat - Ratusan orang tua dan wali murid SDN 1 Batu Layar, Gunung Sari, Lombok Barat ini beramai ramai mendatangi sekolah anak mereka menuntut pertanggungjawaban seorang kepala sekolah yang berinisial RD yang diduga telah menyalahgunakan uang beasiswa dan uang tabungan muridnya.
Sedianya RD telah membuat perjanjian dihadapan komite sekolah dan aparat kepolisian akan mengembalikan uang beasiswa dan tabungan muridnya tersebut pada hari Rabu (01/07/09) kemarin. Namun hingga siang hari, sang kepala sekolah tak kunjung muncul. Bahkan ketika dicari di rumahnya di perumahan guru SDN 1 Batu Layar ini, RD juga tak berada di tempat.
Para wali murid ini pun protes dan berusaha menanyakan keberadaan RD kepada polisi. Bahkan salah seorang anak RD yang bersembunyi di ruang guru, sempat dikejar massa dan nyaris dihakimi wali murid yang telah kesal dengan ulah RD.
Beruntung petugas berhasil mencegah amuk massa tersebut. RD akhirnya diketahui berada di tempat salah seorang keluarganya di Mataram, yang langsung dijemput aparat kepolisian sektor Senggigi, untuk dibawa ke mapolsek Senggigi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
RD diduga telah menggelapakan uang beasiswa muridnya senilai Rp 32 juta dan uang tabungan siswa kelas 1 hingga kelas 6 sejumlah Rp 87 juta. (Ahmad Sianturi/Her)