indosiar.com, Sulawesi Utara - Sebanyak 7 warga tewas dan ratusan orang lainnya harus mendapatkan perawatan medis akibat keracunan minuman keras tradisional di Kabupaten Bolaang Mongon, Sulawesi Utara.
Ruang-ruang perawatan di puskesmas Desa Maelang ini tidak mampu menampung ratusan pasien korban keracunan minuman keras yang terus bertambah. Pihak puskesmas mencatat terdapat 180 warga yang dirawat karena mengalami kejang-kejang dan muntah-muntah. Bahkan 7 orang warga telah meninggal dunia.
Menurut warga, peristiwa itu disebabkan oleh minuman keras tradisional yang dikenal dengan cap tikus. Pesta minum ini digelar dalam rangka menyambut datangnya hari Natal. Hingga kini petugas masih menyelidiki kasus keracunan ini. (Tim Liputan/Sup)