indosiar.com, Magetan - Sebanyak 87 siswa Sekolah Dasar Negeri Puntuk Doro Dua Kecamatan Pelaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur Selasa (26/02/08) siang mengalami keracunan setelah mengkonsumsi roti yang sudah kadaluarsa.
Puluhan siswa yang keracunan tersebut kini menjalani perawatan di Puskesmas setempat. Namun lantaran kapasitas Puskemas yang tidak memadai tak sedikit jumlah korban terpaksa menjalani perawatan di lantai dan lorong Puskesmas. Pada umumnya mereka mengalami dehidrasi setelah muntah-muntah.
Diantara para korban terdapat 2 siswa yang terpaksa dirujuk ke RSU Dokter Saidiman Magetan karena mengalami dehidrasi serius. Peristiwa yang terjadi saat jam istirahat sekolah itu sempat membuat kacau suasan sekolahan, mengingat banyaknya siswa yang menjadi korban.
Proses evakuasi ke Puskesmas terpaksa melibatkan warga desa setempat serta keluarga korban. Jatuhnya puluhan siswa Sekolah Dasar itu diduga kuat akibat mengkonsumsi roti yang sudah kadaluarsa. Diduga karena kadaluarsa itulah roti yang biasa dijual dengan harga 3000 ribu rupiah perbungkus, saat itu dijual seharga 500 rupiah.
Menurut Nursala, salah satu korban, para siswa berbondong-bondong beli roti tersebut karena harganya jauh lebih murah dari harga biasanya. Namun baru berselang sekitar 15 menit para siswa mengalami pusing dan mual-mual.