HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Kerajinan Bunga Kering Hiasan yang Mulai Diminati



indosiar.com, Bantul -  Tidak setiap orang dapat telaten dan punya waktu untuk merawat bunga karena berbagai kesibukannya. Namun bukan berarti mereka tidak dapat mempercantik rumah dengan bunga, karena ada bunga kering yang lebih praktis.

Kecamatan Pandak, Bantul,  Yogyakarta merupakan sentra pengembangan kerajinan bunga kering yang kini jumlahnya semakin banyak. Salah satu pengrajinnya Sujianto warga Pandak Bantul yang telah memiliki 15 karyawan. Setiap hari aktifitas pengrajin yang kebanyakan wanita dapat ditemui ditempat ini.

Dalam prosesnya, pembuatan bunga kering  cukup sederhana. Namun tetap membutuhkan ketelitian dan ketrampilan agar rangkaian bunga tetap menarik.

Untuk membuat bunga kering memerlukan bahan baku yang bersifat alami seperti daun lontar, biji-bijian, bambu dan kulit batang pisang. Setelah melalui proses penjemuran dan perwarnaan bahan tersebut dibentuk dan dirangkai menjadi setangkai bunga kering yang indah.
 
Kerajinan ini biasanya dijual 900 hingga 1000 rupiah ke penjual. Namun kalau langsung ke konsumen, harganya bisa dua kali lipat. (Sudaryorno/Sup)
Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: