indosiar.com, Jakarta - Nuansa pemerasan dalam skandal video mesum Maria Eva mulai terkuak dengan pengakuan seorang pengelola production house (PH) yang sempat ditawari untuk menyebarkan video itu. Hal itu dituturkan langsung oleh sang pengelola PH Ine Wirayanti.
Dari keterangan yang disampaikan, Ine mengaku didatangi Maria Eva pada tanggal 7 dan 20 November 2006 silam dengan tujuan mempromosikan album dangdut miliknya. Dalam pertemuan tersebut, Maria Eva menuturkan masih menunggu dana untuk promosi.
Tidak hanya itu, penyanyi dangdut yang mengaku sempat hamil tersebut sempat menawarkan sejumlah adegan video mesum yang salah satunya telah beredar di masyarakat saat ini. Namun, Ine mengatakan kalau pihaknya menolak tawaran dari Maria Eva karena dianggap dapat merusak keutuhan rumah tangga dan juga citra Yahya Zaini sebagai Anggota DPR.
Dalam kesempatan tersebut, Ine juga membantah pernyataan Maria Eva di media massa yang menyatakan dirinya tidak pernah menawarkan video mesum miliknya. Bahkan, ia mengaku memiliki dokumentasi keberadaan Maria Eva saat mendatangi kantornya.(Ahmad Faizal dan Ahmad Susanto/Sup)