HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Pecandu Narkoba

Ketika BNN Melihat Pemakai Narkoba Sebagai Korban



indosiar.com, Jakarta - Inilah yang kini menakutkan kalangan orang tua, karena peredarannya telah menyentuh kehidupan generasi muda. Menjamurnya panti-panti rehabilitasi bagi penyembuhan para pemakai, menunjukkan bahwa semua pihak melihat para pemakai, sebagai korban dan harus ditolong. Begitupun dengan Badan Nasional Narkotika (BNN), dalam melihat masalah ini, dengan juga mendirikan pusat rehabilitasi pemakai narkoba di kawasan Lido Sukabumi, Jawa Barat.   

Di panti narkoba yang dikelola unit terapi dan rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) ini, tercatat 338 pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang saat ini tengah menjalani masa pengobatan dan pemulihan.

Mereka menjalani masa pengobatan dan pemulihan selama 12 bulan, yang dibagi dalam dua tahap. Yaitu, tahap pelayanan medis dan pelayanan rehabilitasi. Menurut Kepala UPT terapi dan rehabilitasi BNN, Yunis Farida, setiap tahunnya jumlah pecandu narkoba yang ditangani panti narkoba ini cenderung naik. Sebanyak 232 staf yang terdiri dari  tenaga medis psikolog dan konseler, siap menangani proses pengobatan, dan pemulihan pasien.

Bagi para pecandu narkoba, masa-masa berat yang dirasakan adalah saat menjalani proses rehabilitasi medis. Meski begitu, selama menjalani pengobatan di panti narkoba BNN ini, mereka mengaku mendapat banyak pelajaran positif untuk bisa lepas dari ketergantungan terhadap obat haram tersebut.

Di panti ini, para pecandu juga dilatih berbagai keterampilan dan pengetahuan agar setelah keluar dari pantai narkoba mereka bisa mandiri dan langsung terjun bekerja ditengah masyarakat mulai dari membuat kerajinan tangan, melukis, hingga mengikuti seminar kiat lepas dari kecanduan narkoba. (Nancy Erene dan Surnata/Sup)

Bookmark and Share