HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Kincir Air Pembangkit Listrik Sederhana




indosiar.com, Jember -
(Jumat, 10.02.2012) Kerisauan sebagian besar masyarakat terkait rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL), agaknya tidak berlaku bagi warga sebuah desa di kaki gunung argopuro, di Jember, Jawa Timur. Sebab sejak lama mereka telah mengandalkan kincir air sebagai pembangkit tenaga listrik, dengan memanfaatkan aliran air sungai yang melimpah. Meski hanya dibuat dari barang-barang bekas, namun warga setempat bisa menikmati listrik secara gratis.

Inilah pembangkit listrik sederhana warga Desa Pakis Kecamatan Panti Jember. Kincir listrik dibuat dari barang-barang bekas, yang mudah diperoleh di pasar loak. Biaya pembuatan kincir cukup murah, yakni berkisar 2 juta hingga 3 juta rupiah untuk satu unit kincir.

Dusun terpencil di kaki gunung Argopuro ini, sudah puluhan tahun menggembangkan energi alternatif, dengan membuat kincir air sebagai pembangkit listrik. Maka tak mengherankan warga tidak terlalu risau dengan rencana pemerintah akan menaikkan tarif daftar listrik April mendatang.
 
Warga memanfaatkan melimpahnya debit air di aliran sungai Dinoyo, untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi puluhan kepala keluarga.

Warga biasanya membuat kincir secara berkelompok, yang kemudian dimanfaatkan bersama-sama oleh 5 hingga 10 kepala keluarga secara gratis. Untuk perawatannya, warga hanya perlu memberi pelumas secara rutin pada as penggerak turbin.
 
Ide pembuatan turbin listrik ini berawal dari letak geografis desa yang berada di kawasan pegunungan, hingga selama ini mereka belum tersentuh listrik PLN. (Tomy Iskandar/Sup)

Bookmark and Share