indosiar.com, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Joko Santoso menyatakan, TNI tidak pernah mengeluarkan statmen tentang adanya Anggota DPR yang berasal dari keluarga eks PKI. Apa yang dikemukakan Pangdam Jaya merupakan tanggapan atas pernyataan salah satu pihak dalam acara silaturahmi.
Bantahan ini disampaikan KSAD usai membuka Pekan Olahraga TNI Angkatan Darat ke 4 Senin (12/06/06) kemarin, di Lapangan Kostrad Cilodong, Bogor, Jawa Barat. Menurut KSAD, pernyataan mengenai anggota keluarga eks PKI yang menjadi Anggota DPR disampaikan oleh pihak lain saat acara silaturahmi dengan Kodam Jaya.
Pangdam Jaya saat itu hanya menjelaskan dan mengomentari pernyataan tersebut yang menyatakan jika memang benar ada Anggota DPR yang berasal dari keluarga eks PKI, kemungkinan paham komunis itu hidup kembali masih ada.
KSAD membantah bahwa TNI memata-matai Anggota DPR yang berasal dari keluarga eks PKI. TNI hanya melakukan pemantauan jika ada anggota yang terbukti menyebarluaskan atau menghidupkan kembali paham komunis di negeri ini. (Astrid Farma Putri dan Tarwin Nasution/Sup)