HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pergantian Kapolri

Komjen Timur Pradopo Jalani Uji Kelayakan




indosiar.com, Jakarta - Komisi Tiga DPR , hari Kamis (14/10/10) ini, menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Komjen Polisi Timur Pradopo, sebagai calon kapolri. Di depan Anggota Komisi Tiga, Timur Pradopo menjajikan revitalisasi instansi polri, dengan 10 program, yang relatif merupakan program lama dan tidak ada terobosan baru. Ya, sempat berlangsung keributan di luar ruangan, saat petugas yang berjaga ketat, melarang sejumlah wartawan menempati balkon ruang rapat.

Seperti sudah diduga sebelumnya, suasana proses uji kelayakan calon kapolri baru, Komjen Polisi Timur Pradopo sangat ramai, bahkan saat memasuki ruang Komisi 3 DPR, Timur langsung menjadi sasaran juru foto. Fit and proper test yang rencananya digelar pukul 10 molor hingga pukul 11, karena Komisi 3 menggelar rapat intern terlebih dulu. Rapat intern untuk membahas berbagai hal, diantaranya adalah mekanisme pengambilan keputusan, baik untuk putusan diterima atau ditolak. Rapat memutuskan pengambilan keputusan melalui musyawarah dan mufakat antar fraksi.

Fit and proper test dimulai dengan memaparkan visi dan misi calon kapolri. Dalam paparannya, Timur menjanjikan revitalisasi polri dengan melakukan 10 program prioritas, diantaranya penegakan hukum yang memberi rasa keadilan bagi publik, pemberantasan kekerasan dan premanisme serta melanjutkan reformasi internal polri.
 
Sementara di luar ruang rapat, sempat terjadi keributan antara wartawan dengan petugas pengamanan DPR,  selama berlangsungnya uji kelayakan dan kepatutan. Keributan dipicu tindakan petugas yang melarang sejumlah wartawan menempati balkon ruang rapat. Sementara balkon justru dipenuhi pengunjung yang sebagian besar adalah anggota kepolisian berpakaian sipil.

Sementara pengamanan berlangsung ketat, yang dilakukan aparat kepolisian berseragam dan yang berpakaian sipil. Baik di pintu gerbang DPR, maupun di sekitar ruang rapat. (Rafael Don Bosco, Achmad Susanto dan Amin/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: