indosiar.com, Makassar - Anggota komnas HAM, Ridha Saleh, usai mengunjungi markas HMI dan bertemu Kapodla Sulselbar, Irjen Polisi Adang Rochyana, mengatakan, kasus perusakan dan penyerangan wisma HMI cabang Makassar, merupakan masalah serius. Menurutnya, ada banyak kejanggalan-kejanggalan yang perlu diselidiki.
Ridha mengatakan, kasus penyerangan di HMI yang sudah menempatkan satu tersangka polisi dari kesatuan Densus 88, tidak boleh dilihat berdiri sendiri. Keberadaan anggota Densus 88 di sekretariat HMI di Jalan Botolempangan mengundang tanda tanya besar.
Sementara pertemuan anggota Komnas HAM dengan Kapolda Sulselbar adalah untuk mengetahui kronologis kejadian. Komnas HAM juga meminta diberi akses seluas-luasnya dalam penyelidikan kasus ini. Komnas HAM akan membawa hasil-hasil temuan lapangannya ke paripurna anggota Komnas HAM.(Saharuddin Ridwan/Her)