indosiar.com, Surabaya - Tim Dokter RSUD Doktor Soetomo Surabaya yang menangani kasus janin bayi kembar langka akhirnya memenuhi janjinya untuk mempertemukan Puji Astuti sang ibu dan memperlihatkan proses operasi endoskopi bayi langka tersebut. Puji Astuti yang hamil 7 bulan, janin bayi kembar yang istilah medis disebut acardiac twin mengaku lega dan kondisi kesehatannya terasa membaik.
Pasien sang ibu yang mengandung janin bayi kembar langka acardiac twin akhirnya ditunjukkan tim dokter RSUD Doktor Soetomo Surabaya. Dihadapan wartawan dan tim dokter, pasien Puji Astuti yang didampingi suaminya kini mengaku lega setelah menjalani operasi endoskopi atas janin bayi kembar langka yang dikandungnya.
Pasien Puji Astuti yang tinggal di Jalan Amir Mahmud Gununganyar Kidul Surabaya sebelumnya sempat khawatir akan menuai kegagalan setelah kehamilan pertamanya mengalami hamil anggur.
Tim Dokter RSUD Doktor Soetomo juga menunjukkan hasil operasi endoskopi pasien Puji Astuti yang dilakukan pekan lalu. Dari hasil ultra sonografi sebelum dilakukan operasi, tampak kehidupan janin bayi kembar laki-laki yang sehat/normal dan pergerakan bayi acardiac twin di kandungan pasien.
Sebelum dilakukan operasi, tim dokter mengurangi produksi air ketuban melalui pemeriksaan serial jantung janin dan ultra sonografi untuk penyelamatan kehidupan janin bayi kembar langka tersebut.
Tim dokter juga menunjukkan proses operasi endoskopi dengan cara operasi menyumbat tali plasenta hingga mematikan kehidupan janin bayi yang acardiac twin.
Yang menjadi kekhawatiran tim dokter adalah bila kandungan pasien kontraksi dan bagaimana proses melahirkan bila bayinya prematur. (Tim Liputan/Sup)