HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Kondisi Terakhir Merapi



Baca Juga:


Tags:

gunung

Berita HOT:

indosiar.com, Yogyakarta - Setelah beberapa hari mengalami penurunan aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah Selasa (23/05/06) kemarin, kembali menyemburkan awan panas dalam volume cukup besar dan menyebabkan sebagian wilayah Cangkringan, Sleman, Yogyakarta untuk pertama kalinya mengalami hujan panas.

Semburan awan panas yang berlangsung terus menerus menyebabkan sebagian wilayah Sleman yakni dikawasan Dusun Kali Tengah Lor, Kali Tengah Kidul, Srunen dan Gading Glagah Harjo, Cangkringan untuk pertama kalinya mengalami hujan abu.

Menurut catatan BPPTK, asap sulfatara berwarna putih tebal dengan tekanan sedang kemarin muncul dengan tinggi 700 meter dari puncak. Jenis kegempaan tercatat, gempa fase sebanyak 22 kali, gempa guguran lava pijar sebanyak 29 kali.

Pemerintah menghimbau supaya wilayah sepanjang Kali Krasak dan Kali Boyong dalam radius 7 kilometer dari puncak Merapi harus dikosongkan. Karena masih berpotensi adanya luncuran awan panas lagi.

Hujan abu juga menguyur wilayah Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. Beberapa wilayah yang tersiram guyuran abu antara lain Desa Balai Rante, Sidorejo dan Tega Mulyo yang merupakan daerah rawan bencana Gunung Merapi. Untuk mengantisipasi bencana, ratusan warga di tiga desa ini segera diungsikan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi korban jiwa apalagi angin panas dan lelehan lava mengarah kearah Kemalang. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share