indosiar.com, Bandung - Panitia dan grup band underground membantah keterangan polisi yang menyatakan jumlah penonton melebihi kapasitas gedung. Bahkan pihak panitia menuduh polisi tidak melakukan pengamanan yang optimal karena hanya ada tiga kepolisian saat kejadian.
Dalam keterangannya kepada wartawan pihak panitia dan grup band underground Minggu (10/02) menyatakan pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian sangat minim, padahal pihak panitia telah meminta pengamanan bersamaan dengan pengurusan ijin. Pengamanan lebih banyak mengandalkan dari panitia. Jumlah aparat kepolisian yang ada saat itu hanya 3 orang.
Pihak penyelenggara membantah tiket dijual melebihi kapasitas gedung. Jumlah tiket yang dijual hanya 800 dari kapasitas gedung maksimal 1000 penonton. Insiden yang menyebabkan 10 orang penonton tewas tersebut akibat desak-desakan diantara penonton di pintu gerbang sesaat setelah acara usai. Pihak penyelenggara berniat memberikan santunan bagi para keluarga korban. (Cecep Hendar/Sup)