indosiar.com, Sragen - Surutnya banjir di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah masih menyisakan masalah. Ratusan korban banjir kini kekurangan air bersih dan belum mendapatkan bantuan. Warga terpaksa menyewa diesel untuk menyedot air dengan biaya sendiri.
Penderitaan korban banjir tidaklah berlalu setelah banjir surut. Korban banjir di Desa Pandak, Kecamatan Sidoarjo, Sragen, kini kesulitan air mendapat air bersih. Mereka terpaksa menyewa diesel untuk menyedot air sumur karena aliran listrik dikawasan ini masih padam.
Untuk ini mereka terpaksa harus membayar biaya sewa 5 ribu rupiah perjam dan warga sedikitnya membutuhkan 7 jam perhari. Biaya ini belum termasuk harga solar sebesar 50 ribu rupiah perhari. Selain untuk keperluan sehari-hari, air bersih diperlukan untuk membersihkan lingkungan mereka pasca banjir.
Sejak banjir melanda pekan lalu, Desa Pandak baru mendapat bantuan air bersih satu tangki. Jumlah tersebut sama sekali belum memadai karena di desa ini terdapat sekitar 800 kepala keluarga yang menjadi korban banjir. (Danuk Nugroho Adi/Sup)