indosiar.com, Cianjur - Satu orang korban bencana gempa bumi dan tanah longsor di Desa Pamoyanan dan Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Cianjur, Jawa Barat kembali berhasil ditemukan tim evakuasi gabungan dari bawah longsoran tanah. Korban berjenis kelamin wanita tersebut langsung dibawa ke posko bencana alam di Desa Pamoyanan dan disambut isak tangis keluarga.
Memasuki hari kelima puluhan tim evakuasi gabungan TNI/Polri bersama PMI, Tagana dan Basarnas yang dibantu alat berat beko kembali melakukan penyisiran dilokasi bencana tanah longsor di Desa Pamoyanan dan Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Cianjur, Jawa Barat.
Berbeda dengan hari sebelumnya, pencarian pada hari Minggu (06/09/09) kemarin, tim pencarian tidak melibatkan anjing pelacak yang telah didatangkan dari Mabes Polri dan Polda Jawa Barat. Pasalnya anjing pelacak sulit mengidentifikasi keberadaan korban yang berada dibawah timbunan longsoran tanah dan batu dengan kedalaman mencapai 7 sampai 10 meter.
Setelah beberapa lama melakukan pencarian, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan satu orang korban yang diketahui bernama Nuryani (25 tahun), warga Kampung Pasir Randu, Desa Sirna Galih, Kecamatan Sindang Barang, Cianjur, Jawa Barat.
Jasad korban yang sudah membusuk langsung dievakuasi dan dibawa ke posko bencana di Desa Pamoyanan. Kedatangan korban disambut isak tangis keluarga yang sudah menunggu kedatangan jenazah. Menurut adik korban Burhan, kakak perempuannya tersebut baru pulang selama satu bulan sebagai tenaga kerja wanita di Arab Saudi. Jasad korban kemudian dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan.
Sebelum jasad Nuryani ditemukan, tim evakuasi telah berhasil menemukan suami korban Dapen dan anak keduanya Yudi. Sedangkan anak pertamanya Wira, hingga saat ini belum berhasil ditemukan. Setelah dimandikan jasad korban kemudian dikebumikan di pemakaman keluarga yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah orangtuanya. (Erin Darussalam/Sup)