indosiar.com, Garut - Beberapa hari pasca gempa menguncang Jawa Barat hingga kini nasib para korban gempa di Garut, Jawa Barat masih terlantar, karena belum mendapatkan bantuan yang layak. Mereka terpaksa tinggal di tenda darurat yang mereka dirikan sendiri meski tidak standar tenda pengungsi. Selain itu mereka juga kebingungan pasalnya stok cadangan makanan semakin menipis.
Ratusan korban gempa warga kampung Lampegan, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut hingga kini masih kebingungan hendak mengungsi kemana. Pasalnya sejak gempa menguncang empat hari lalu yang merobohkan rumah-rumah hingga kini belum mendapatkan bantuan yang layak termasuk tenda pengungsian.
Adanya tenda darurat yang mereka dirinya sendiri kondisinya sangat tidak layak untuk ditempati, karena tidak standar tenda pengungsian. Selain itu mereka juga mengaku kebingungan karena stok cadangan makanan semakin menipis. Apalagi disini terdapat sejumlah balita dan lansia yang rentan terhadap penyakit, sehingga dibutuhkan obat-obatan dan tenaga medis.
Di kampung ini terdapat puluhan rumah hancur berantakan akibat diguncang gempa empat hari lalu. Bahkan sebagian warga ada yang terluka karena tertimpa reruntuhan bangunan rumah.
Ditengah kebingungan memikirkan membangun kembali rumah-rumahnya yang roboh, warga korban gempa ini berharap pemerintah setempat segera memberikan bantuan yang layak sehingga mereka tidak kesulitan lagi, meski harus tinggal di tenda pengungsian. (Deni Muhammad Arif/Sup)