indosiar.com, Jakarta - Dua jam menangis tanpa henti dalam dekapan ibunya di pelataran parkir motor istana, tidak juga menggugah hati pihak Istana Presiden. Bocah bernama Rido Januar berusia 4,5 tahun ini tidak kuat menahan luka bakar yang belum mengering pada sekujur tubuhnya akibat ledakan tabung gas yang bocor. Bersama ibunya Susi Haryani, Rido hanya mampu sampai di pintu kaca istana karena tidak diijinkan masuk.
Ridho dibawa ibunya untuk bertemu langsung dengan Presiden Yudhoyono sekaligus meminta bantuan untuk biaya operasi. Namun tidak satupun pihak istana yang menemui bocah malang ini. Sejumlah wartawan berinisiatif menghubungi staf khusus presiden dan juru bicara kepresidenan untuk menyampaikan niat ibunda Ridho, namun gagal. Ibunda Rido pun hanya mampu menyampaikan keinginannya kepada presiden melalui para wartawan.
Ridho bersama ibunya Susi mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram pada akhir Maret lalu, di sebuah rumah kosan di daerah Bojonegoro, Jawa Timur. Ibunda Rido berharap Presiden Yudhoyono tergugah hatinya melihat penderitaan putranya. Belakangan, istana presiden memang menjadi tempat terakhir bagi warga yang mengadu nasib, seperti halnya dua janda pahlawan meskipun bantuan istana hingga kini tidak pernah terwujud bagi kedua janda pahlawan itu. (Rafael Idemly Don Bosco dan Warsam Aji/Sup)